Alasanku untuk Belajar Ngeblog di Kelas Blog Ruang Angkasa Bersama Dewi Rieka

18 komentar

 


 Malam itu tanggal 6-7 Oktober 2020 jam 19.00-21.00,  kami mengikuti kelas blog bagi pemula secara online yang dipandu oleh Mbak Dewi Rieka yang diikuti oleh 26 orang peserta. Seluruh peserta belum pernah aku kenal sebelumnya, namun kami menjadi akrab setelah belajar bareng bersama Mbak Dewi.

Kelas Blog Ruang Angkasa ini pesertanya berasal dari berbagai tempat di Indonesia, kami mendaftar melalui tawaran dari Blogger Perempuan yang dikirim melalui email. Dengan biaya 80k, kita  bisa belajar ngeblog dari awal sampai bisa membuat blog sendiri dengan dipandu oleh Mbak Dew yang tekun menerangkan satu-persatu tentang bagaimana membuat dan menulis blog, bagaimana menjadi blogger yang baik cara mendapatkan ide tulisan yang sesuai dengan passion kita. Bagi yang belum mempunyai blog Mbak Dew juga memandu cara-cara membuat blog dari awal. Untuk yang sudah mempunyai blog, Mbak Dew mengajari cara mendadani blog, dan memasang about me di blog agar blog kita mudah dikenali dan dapat dihubungi oleh pihak lain. 


lanjuut ya..

Sebenarnya kalau soal menulis di blog bukan hal yang asing bagiku, namun aku  punya alasan tersendiri mengikuti pelatihan ngeblog di Ruang Angkasa ini. Aku ingin menghidupkan personal blog yang jarang aku buka, karena selama ini banyak menulis di blog keroyokan Kompasiana dan itu pun sudah beberapa tahun ini jarang aku menulis lagi. Bahkan terkadang sampai beberapa bulan baru menulis karena ada blog competition atau ada campaign yang aku ikuti saja.

Semangat menulisku akhir-akhir ini sangat berkurang, apalagi ditambah pekerjaan rumah yang tak kunjung selesainya. Capek dan ngantuk menjadi alasan utama aku jarang lagi menulis, tidak seperti dulu awal-awal menjadi Kompasianer dan mempunyai personal blog. Namun ada saat tertantang untuk menulis tiap hari, yaitu saat bulan Ramadan tiba. Karena ada tantangan untuk menulis sebulan penuh dengan tema berbeda-beda tiap hari, dengan hadiah -hadiah yang cukup menarik. Walau pada kenyataannya beberapa tahun mengikuti belum pernah mendapatkan hadiah sekalipun ( Hhiiks ), tapi menulis tiap hari dalam satu bulan itu benar-benar mengasah nyaliku. Apalagi bulan Ramadan adalah bulan yang sibuk dengan kegiatan di rumah dan ibadah, Alhamdulillah beberapa tahun ini aku bisa mengikuti dengan menulis sebulan penuh.

Awal mula daku menulis karena kesukaanku pada puisi dan fiksi. Jadi awal-awal tahun 2013 -2015 tulisanku masih berhias puisi, cerpen dan karya fiksi lainnya, sampai-sampai akhirnya aku menjadi admin di sebuah komunitas fiksi karena kecintaanku pada dunia fiksi.  Pada awalnya aku hanya mengunggah tulisan-tulisanku di Kompasiana dengan nama akun Dinda Pertiwi, sejak bergabung pertama kali di Kompasiana tanggal 2 November 2013 daku baru menggunggah 467 tulisan. Jadi jauh dari kata 'produkti' dibanding dengan teman-teman yang lain yang dengan tahun bergabung yang sama namun sudah menghasilkan beribu-ribu tulisan. 

Dari tulisan kami banyak belajar dan mengenal berbagai-macam teman sesama penulis yang juga terdiri dari berbagai profesi. Dari Kompasiana pula aku mengenal teman-teman yang berada di seluruh penjuru dunia. Walaupun mereka berdomisili di luar negeri, namun mengunggah tulisan-tulisannya di Kompasiana. Kami mengenal  berinteraksi dari saling berkunjung dan memberi komentar pada setiap tulisan. Akhirnya terbentuklah komunitas-komunitas, dari yang tulisannya seniche atau dari tulisan yang menyuguhkan tentang hobi yang sama, KPK buat Kompasianer pecinta kuliner, Koteka buat yang suka traeling, dst... Ada juga komunitas regional yang menunjukkan kedekatan tempat tinggal. Misal Semarkutiga untuk Kompasianer yang tinggal di wilayah Jawa Tengah, Kompal untuk yang tinggal di sekitaran Palembang, K-Jog untuk Kompasianer Jogja, dsb.

Dari kompasiana juga aku mengenal apa yang disebut ngeblog, sehingga aku mulai mempunyai personal blog dan bergabung pula dengan komunitas-komunitas blogger seperti Blogger Perempuan, Emak-emak Blogger, Blogger Crony dan terakhir aku menemukan komunitas blogger di kotaku sendiri, yaitu kota Kudus. Namun komunitas blogger Kudus, atau KBC (Kudus Blogger Community) lebih banyak berkecimpung dengan adsense,You Tube dan cara-cara mencari uang melalui google lainnya.

Walaupun sudah lama berkiprah di dunia blogger, aku sebenarnya belum paham benar dengan tata cara, mendadani personal blog dan cara menulis yang baik sebagai blogger karena selama ini aku jalani mengalir saja , menulis dan mengunggahnya begitu saja. Untuk itulah aku ingin mendapatkan ilmu yang bener sebagai seorang blogger dengan mengikuti pelatihan ngeblog online di Ruang Angkasa asuhan Mbak Dewi.

Senang sekali Mbak Dewi sudah memberi masukan tentang tampilan blogku ini yang masih berantakan. Namun maafkan aku , Mbak Dewi...daku belum sempat membenahinya sesuai saran yang Mbak Dew berikan. Nantilah bila ada waktu luang perlahan akan daku benahi.

Rasanya banyak sekali yang aku ingin dengan online dan bermedia-sosial ini, selain ingin menulis, memperbaiki blog dan konsisten menulis dalam satu niche, dan juga keinginan menjadi konten kreator di You Tube dengan membuat video-video dan mengeditnya yang ternyata memerlukan banyak waktu. Disela-sela itu tawaran- tawaran untuk ngebuzzer di Twitter dan Instagram juga menggoda, karena dari sana kita bisa cepat mendapatkan duit daripada menunggu adsense dari Google yang entah kapan. Padahal di samping itu pekerjaan rumah dan kegiatan beribadah juga tak boleh terganggu, jadi aku pikir yang penting kita bisa memanage waktu dengan baik untuk bisa meraih kesuksesan keduanya. Duuh..kapan daku bisa ya...

Harusnya aku lebih fokus pada satu hal saja dan  menekuni  satu pekerjaan dengan baik, bukan  malah bercapang-cabang seperti ini, semua ingin dicoba...hahaha..jangan ditiru ya kawan ! Hikkss..

Hasilnya tentu akan lebih bagus kalau kita lebih fokus pada satu hal saja, Kawan!

Sebenarnya kalau masalah ide menulis, ada saja yang datang. Tapi ya itu terkadang datangnya pas kita lagi sibuk dengan pekerjaan rumah yang tak bisa ditinggalkan begitu saja trus beralih pegang HP untuk mencatat ide yang datang itu. Padahal kita harusnya mencatat ide-ide itu agar tidak kehabisan bahan untuk menulis.

Dengan mengikuti pelatihan ngeblog daku ingin kembali pada basic awal yaitu menulis di blog terutama personal blog. Karena tulisan lebih akurat dan dipercaya menjadi patokan dari pada berupa video dll...

Oh iya, Kawan..

Saat ini aku juga sedang diajak bergabung untuk membuat sebuah website baru yang bernama suarakonsumen.co di sana banyak hadiah Go-pay bila kita ikut menulis disana, silakan yang gabung ya..

Di samping manfaat finansial yang aku dapat , sebenarnya keinginanku menulis didasar pada menyalurkan uneg-uneg agar membuat pikiran jadi plong, dan untuk merawat ingatan agar tidak cepet pikun, mengingat umurku yang sudah lebih dari 55 tahun ( Ih..tua sekali ya..). Sebelum kembali ke pangkuan Illahi kelak, masih banyak yang ingin aku sampaikan melalui tulisan-tulisanku. Dengan harapan pengalaman hidup yang telah aku tuliskan akan menjadi kenang-kenangan dan juga pelajaran bagi yang membacanya kelak. Bila tubuh kita tak bisa abadi namun pemikiran kita yang tertuang dalam tulisan akan abadi, dan bila tulisan itu memberi manfaat bagi orang lain semoga akan mengalirkan pahala kepada kita kelak. 

Duh..kok nyampai kemana-mana ya...maafkan daku.

Kembali ke laptop yuk !

Jadi intinya kita harus bisa merawat literasi melalui blog yang kita miliki, sehingga orang menjadi suka membaca dan juga menulis setelahnya. Karena bagi seorang penulis membaca adalah hal yang sangat perlu sekali.

Untuk Mbak Dewi, terima kasih banyak sudah berbagi ilmu melaui Kelas Blog Ruang Angkasa semoga Mbak Dew memperoleh keberkahan, Aamiin..

Terima kasih buat siapa saja yang telah merelakan waktunya


srisubekti.com
wife ordinary, writer, fiksianer, kompasianer, Content creator

Related Posts

18 komentar

  1. Semangat nge-blog lagi, Mbaaaak.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih kita saling menyemangati ya Mbak..

      Hapus
  2. Keren banget semangatnya, Bu! aku juga belajar lagi membenahi blog pribadi..kalau begini jadi ada temannya..hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. kita saling suport yuukk..Mbak..
      Terima kasih sukses selalu yaa..

      Hapus
  3. Wah makin produktif ngeblog yaa mbak. Workshop dari Blogger Perempuan menarik. Awal ngeblog aku juga belajar dari BP.
    Salam kenal,
    Helenamantra dot com

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya..Mbak..semoga bisa konsisten ajaa..makasih yaa

      Hapus
  4. masyaallah semangat sekali ya Bunda... menginspiratif sekali ceritanya ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih Mbak, semoga bisa konsisten nulis aja yuuk

      Hapus
  5. Meluncur ke suarakonsumen.co ah hehe... Aamiin semoga berkah buat kita semua ya...^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. nulis disana yuk Mbak..aku masukin yaa...

      Hapus
  6. Semangat bloging lagi mbaakk, salam kenal dari teman sekelas di ruang aksara :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal juga, Mbak...yuk semangat nulis

      Hapus
  7. Semoga makin semangat menulis Bundaaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih ilmunya Mbak Dew..semoga bisa menerapkan..

      Hapus
  8. seneng baca-baca cerita Bunda-bunda yang semangat belajar .. bikin motivasi diri UP lagi.. semoga ilmunya bermanfaat ya mba,, makin semangat ngblog nya

    BalasHapus
  9. Mbaak semangatnya keren banget, boleh nih ditular tularin :)

    BalasHapus
  10. ayuk-ayuk..semangat nulsi ya Mbak..makasihh

    BalasHapus

Posting Komentar